Focus & Scope

FOCUS & SCOPE

Focus

Jurnal Oposisi: Jurnal Politik, Agama dan Budaya merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, studi kritis, dan telaah literatur mengenai hubungan antara politik, agama, dan budaya dalam konteks lokal, nasional, regional, maupun global.

Jurnal ini bertujuan menjadi ruang akademik bagi para peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan berbagai dinamika sosial-politik dan budaya yang dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, identitas, kekuasaan, demokrasi, serta transformasi masyarakat kontemporer.

Jurnal Oposisi mendorong pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif ilmu politik, studi agama, antropologi, sosiologi, ilmu budaya, komunikasi, hukum, dan kajian kawasan dalam memahami berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat.


Scope

Ruang lingkup Jurnal Oposisi meliputi, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:

A. Politik dan Demokrasi

  • Pemikiran politik Islam klasik dan kontemporer

  • Teori politik dan filsafat politik

  • Demokrasi, demokratisasi, dan tata kelola pemerintahan

  • Politik lokal, nasional, dan global

  • Politik identitas, populisme, dan nasionalisme

  • Politik elektoral dan perilaku pemilih

  • Partai politik dan sistem kepartaian

  • Kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan

  • Politik hukum dan konstitusi

  • Hak asasi manusia dan kewarganegaraan


B. Agama dan Kehidupan Publik

  • Agama dalam ruang publik

  • Hubungan agama dan negara

  • Politik Islam dan pemerintahan

  • Islamisme, pluralisme, dan moderasi beragama

  • Dialog antaragama dan kerukunan umat beragama

  • Radikalisme, ekstremisme, dan deradikalisasi

  • Otoritas keagamaan dan kepemimpinan religius

  • Fatwa, hukum Islam, dan kebijakan publik

  • Etika politik dalam perspektif agama


C. Politik, Gender, dan Keadilan Sosial

  • Islam, gender, dan politik

  • Kepemimpinan perempuan

  • Kesetaraan gender

  • Politik inklusif

  • Kelompok minoritas dan hak-hak sipil

  • Politik disabilitas

  • Keadilan sosial

  • Pemberdayaan masyarakat


D. Budaya dan Transformasi Sosial

  • Tafsir budaya terhadap ajaran agama

  • Agama dan budaya lokal

  • Tradisi, ritual, dan identitas budaya

  • Budaya populer dan ekspresi keagamaan

  • Seni, sastra, dan kebudayaan

  • Pelestarian warisan budaya

  • Dinamika budaya masyarakat multikultural

  • Globalisasi dan perubahan budaya


E. Gerakan Sosial dan Masyarakat Sipil

  • Gerakan sosial-keagamaan

  • Aktivisme politik

  • Organisasi masyarakat sipil

  • Gerakan mahasiswa

  • Politik komunitas

  • Advokasi kebijakan publik

  • Partisipasi masyarakat dalam demokrasi

  • Transformasi sosial berbasis komunitas


F. Media, Komunikasi, dan Teknologi

  • Media massa dan politik

  • Media digital dan demokrasi

  • Media sosial dan gerakan sosial

  • Komunikasi politik

  • Literasi digital

  • Disinformasi, hoaks, dan propaganda

  • Budaya digital

  • Artificial Intelligence (AI) dalam komunikasi politik dan keagamaan


G. Kajian Kritis dan Interdisipliner

  • Postkolonialisme

  • Dekolonisasi pengetahuan

  • Otoritas agama dan resistensi budaya

  • Multikulturalisme

  • Politik memori dan sejarah

  • Kajian konflik dan resolusi konflik

  • Perdamaian dan rekonsiliasi

  • Sustainable Development Goals (SDGs) dalam perspektif politik, agama, dan budaya


Jenis Naskah yang Diterima

Jurnal Oposisi menerima berbagai jenis karya ilmiah, antara lain:

  • Artikel hasil penelitian (Research Article)

  • Artikel konseptual (Conceptual Paper)

  • Kajian literatur (Literature Review)

  • Studi kasus (Case Study)

  • Analisis kebijakan (Policy Analysis)

  • Kajian kritis (Critical Review)

Seluruh artikel yang diterbitkan harus memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan terhadap pengembangan kajian politik, agama, dan budaya, baik pada tingkat teoritis maupun praktis, serta relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer.