Orisinalitas & Plagiarisme

ORISINALITAS & PLAGIARISME

Jurnal Oposisi: Jurnal Politik, Agama dan Budaya

Pernyataan Kebijakan

Jurnal Oposisi: Jurnal Politik, Agama dan Budaya berkomitmen menjaga integritas akademik melalui penerapan kebijakan orisinalitas dan pencegahan plagiarisme pada setiap naskah yang dikirimkan.

Setiap artikel yang diajukan harus merupakan karya ilmiah asli (original work), belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal atau media publikasi lain.

Seluruh naskah akan melalui proses pemeriksaan kemiripan (similarity check) sebelum memasuki tahap Double-Blind Peer Review.


Orisinalitas Naskah

Penulis wajib memastikan bahwa artikel yang dikirimkan:

  • Merupakan hasil penelitian atau kajian ilmiah yang orisinal.

  • Ditulis sendiri oleh penulis tanpa melanggar hak cipta pihak lain.

  • Tidak mengandung data, gambar, tabel, atau informasi yang digunakan tanpa izin atau tanpa atribusi yang semestinya.

  • Belum pernah diterbitkan dalam bentuk apa pun, baik cetak maupun elektronik.

  • Tidak sedang diajukan secara bersamaan ke jurnal lain.

Dengan mengirimkan naskah, penulis menyatakan bahwa seluruh isi artikel dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.


Kebijakan Plagiarisme

Jurnal Oposisi tidak mentoleransi segala bentuk plagiarisme, termasuk tetapi tidak terbatas pada:

  • Plagiarisme langsung (Direct Plagiarism), yaitu menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber.

  • Plagiarisme parsial (Mosaic Plagiarism), yaitu menggabungkan bagian-bagian dari karya orang lain tanpa atribusi yang memadai.

  • Parafrase tanpa sitasi, yaitu mengubah susunan kalimat tetapi tetap menggunakan gagasan orang lain tanpa mencantumkan sumber.

  • Self-Plagiarism, yaitu menggunakan kembali karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa memberikan rujukan yang sesuai.

  • Fabrikasi data, yaitu membuat data penelitian yang sebenarnya tidak pernah diperoleh.

  • Falsifikasi data, yaitu mengubah, memanipulasi, atau menghilangkan data penelitian sehingga menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan.


Pemeriksaan Similarity

Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan (similarity checker), seperti:

  • Turnitin;

  • iThenticate;

  • atau perangkat lunak lain yang digunakan oleh pengelola jurnal.

Hasil pemeriksaan menjadi salah satu pertimbangan editor dalam menentukan kelayakan naskah untuk diproses lebih lanjut.

Sebagai pedoman umum, tingkat kemiripan (similarity index) yang disarankan tidak melebihi 20%, dengan memperhatikan bahwa kemiripan yang berasal dari daftar pustaka, kutipan langsung yang benar, serta frasa umum tidak dianggap sebagai pelanggaran etika publikasi.

Editor berhak meminta penulis melakukan revisi apabila ditemukan tingkat kemiripan yang tinggi meskipun belum termasuk plagiarisme.


Tindakan terhadap Dugaan Plagiarisme

Apabila ditemukan indikasi plagiarisme pada tahap pemeriksaan maupun setelah artikel diterbitkan, editor akan melakukan investigasi sesuai dengan prinsip-prinsip Committee on Publication Ethics (COPE).

Berdasarkan hasil investigasi, editor dapat mengambil tindakan berupa:

  1. Meminta penulis melakukan perbaikan atau klarifikasi.

  2. Menolak naskah sebelum proses review.

  3. Menghentikan proses editorial.

  4. Membatalkan keputusan penerimaan artikel.

  5. Menarik kembali (retract) artikel yang telah dipublikasikan apabila terbukti terjadi pelanggaran etika publikasi.

Dalam kasus pelanggaran berat, jurnal dapat memberitahukan institusi asal penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab untuk:

  • Menjamin keaslian karya ilmiah yang dikirimkan.

  • Mencantumkan seluruh sumber rujukan secara benar sesuai gaya sitasi jurnal.

  • Memperoleh izin penggunaan materi berhak cipta apabila diperlukan.

  • Menghindari segala bentuk pelanggaran etika akademik.

  • Bersedia melakukan revisi apabila editor menemukan tingkat kemiripan yang perlu diperbaiki.


Komitmen Jurnal

Jurnal Oposisi berkomitmen menerapkan proses editorial yang transparan, objektif, dan berintegritas dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah.

Melalui kebijakan ini, Jurnal Oposisi mendukung terciptanya budaya akademik yang menjunjung tinggi kejujuran ilmiah, tanggung jawab intelektual, serta penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual sebagai landasan utama pengembangan ilmu politik, agama, dan budaya.