Rasionalisme Hermeneutik dalam Tafsir al-Mīzān: Rekonstruksi Epistemologi Modernitas Islam melalui Sintesis Akal dan Wahyu

Authors

Keywords:

Rasionalisme, Modernitas, Tafsir al-Mīzān, Al-Thabathaba’i, Tafsir Kontemporer

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran rasionalisme dalam Tafsir al-Mīzān karya Allāmah Muhammad Husain al-Thabathaba'i dalam membentuk paradigma modernitas Islam melalui sintesis antara akal dan wahyu. Penelitian menggunakan pendekatan Integrative Literature Review (ILR) dengan menganalisis berbagai literatur mengenai filsafat Islam, hermeneutika Al-Qur'an, rasionalisme, dan modernitas. Data dianalisis menggunakan content analysis, thematic analysis, dan hermeneutika filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalisme dalam Tafsir al-Mīzān tidak hanya berfungsi sebagai metode penafsiran, tetapi juga sebagai paradigma epistemologis yang menempatkan akal sebagai instrumen memahami wahyu tanpa mengurangi otoritas teks suci. Pendekatan ini menghasilkan sintesis antara rasionalitas filosofis, spiritualitas Qur'ani, dan realitas sosial sehingga melahirkan model modernitas Islam yang religius, kritis, dan kontekstual. Penelitian ini menawarkan konsep rasionalisme hermeneutik sebagai kerangka konseptual bagi pengembangan studi tafsir kontemporer dan penguatan epistemologi Islam yang relevan dengan tantangan modern.

Published

2026-07-24