Etika Kritik dalam Pemikiran Al-Ghazali: Reinterpretasi Tanggung Jawab Moral dalam Kritik Sosial-Politik Kontemporer
Keywords:
al ghazali, moralitas politik, etika politik, pemikiran islamAbstract
Artikel ini mengkaji reinterpretasi pemikiran Al-Ghazali tentang etika kritik sebagai bagian dari tanggung jawab moral dalam kehidupan sosial dan politik. Dalam perspektif Al-Ghazali, kritik bukan tindakan destruktif, melainkan mekanisme etis untuk menjaga keadilan dan mengoreksi penyimpangan kekuasaan. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menelaah karya-karya utama Al-Ghazali dan merelevansikannya dengan konteks demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika kritik Al-Ghazali bertumpu pada niat moral, cara yang bijaksana, serta orientasi pada kemaslahatan publik. Reinterpretasi ini penting sebagai landasan normatif bagi praktik kritik sosial-politik kontemporer agar tidak terjebak pada ujaran kebencian, polarisasi, dan kekerasan simbolik. Pemikiran Al-Ghazali tetap relevan dalam membangun budaya kritik yang konstruktif dan beradab.
