Politik Oposisi dalam Islam: Tradisi Kritis, Resistensi, dan Transformasi Sosial
Keywords:
Oposisi Islam, Kritik Politik, Tradisi Kritis, Transformasi Sosial, Etika Politik Islam.Abstract
Artikel ini mengeksplorasi konsep politik oposisi dalam tradisi politik Islam, mulai dari periode klasik hingga kontemporer. Dengan pendekatan historis dan teoritis, tulisan ini menunjukkan bahwa Islam memiliki tradisi oposisi yang kuat, yang tidak hanya bersifat politis, tetapi juga etis dan spiritual. Oposisi dalam Islam tidak selalu berbentuk perlawanan terhadap kekuasaan, tetapi seringkali muncul dalam bentuk kritik moral, penolakan terhadap kezaliman (zulm), serta upaya transformasi sosial berdasarkan prinsip keadilan (‘adl) dan amar ma’ruf nahi munkar. Tulisan ini mengkaji berbagai ekspresi oposisi dari Khawarij, Syiah, hingga para sufi, serta gerakan kontemporer seperti Ikhwanul Muslimin dan oposisi intelektual pascakolonial. Diharapkan artikel ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman politik Islam yang dinamis dan transformatif.
