Mendekatkan Santri Pada Budaya Ilmiah: Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Di Pondok Pesantre Tahfidzul Qur’an Almaa Parung Bogor

Authors

  • Iftitah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang Author
  • Mohamad Asrori Mulky Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang Author

Keywords:

karya ilmiah, literasi akademik, santri, budaya ilmiah, KKM

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah perlu dikenalkan sejak SMP dan SMA agar santri terbiasa memproduksi pengetahuan secara tertulis. Kegiatan KKM ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Almaa Parung Bogor pada 9 Agustus 2026. Pesantren tersebut dipilih karena relatif baru dan belum banyak tersentuh program literasi akademik perguruan tinggi, dan memiliki santri pada jenjang pendidikan menengah. Kegiatan dilakukan melalui workshop partisipatif yang mencakup pengenalan istilah akademik, perumusan masalah, penyusunan kerangka, penelusuran sumber, penulisan, sitasi, peer review, dan revisi. Pendekatan praktik digunakan agar santri tidak sekadar memahami konsep, tetapi mampu menyusun gagasan berdasarkan topik yang dekat dengan kehidupan mereka. Pendampingan juga diarahkan pada ketelitian memilih sumber serta membedakan gagasan pribadi dari pendapat yang bersumber dari rujukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa santri mulai mampu memfokuskan topik, menggunakan sumber, dan memahami pentingnya argumen, rujukan, serta revisi. Luaran kegiatan berupa rumusan masalah, kerangka, paragraf berbasis sumber, dan draf kecil. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan budaya membaca, bertanya, menulis, dan memperbaiki tulisan sebagai bagian dari proses belajar ilmiah. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemerataan budaya ilmiah di pesantren yang perlu dilanjutkan melalui pendampingan dan latihan menulis secara berkala.

Published

2026-10-01