Membangun Keberagamaan Inklusif: Strategi Penguatan Pendidikan Agama Islam Multikultural pada SMK di Depok
Keywords:
PAI Multikultural, Guru PAI, SMK, Budaya Sekolah, PAIAbstract
Kajian ini bertujuan menganalisis langkah strategis penguatan implementasi pendidikan agama Islam multikultural pada SMK di Depok dengan pendekatan studi kasus yang bersifat eksploratif. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa langkah strategis yang dapat dilakukan dalam penguatan pendidikan agama Islam multikultural pada SMK di Depok. Pertama, penguatan literasi keagamaan berwawasan multikultural. Kedua, memfasilitasi guru agama Islam untuk memahami pendidikan agama Islam berwawasan multikultural. Ketiga, penerapan pembelajaran PAI berbasis dialog dan intepretatif. Keempat, penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam harus dilandasi dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills). Kelima, penyelenggaraan pertemuan pelajar multikultural yang terprogram. Kesimpulan yang dihasilkan adalah pendidikan agama dalam masyarakat multikultural dapat menguatkan sikap multikultural peserta didik dengan pendekatan dialog dan interpretatif. Kajian ini mendukung pendapat Robert Jackson, M. Atho Mudzhar, M. Grimmit dan M. Amin Abdullah yang mengatakan bahwa pendidikan agama dalam masyarakat multikultural dapat berperan untuk mempromosikan kerukunan dalam keberagaman tanpa mengurangi pemahaman terhadap ajaran agamanya secara mendalam. Dengan demikian kajian ini sekaligus menolak pendapat Philip Barnes dan Andrew Wright yang menyatakan bahwa pendidikan agama dalam masyarakat multikultural hanya memperkuat netralitas dan indoktrinasi.


