Bimbingan Belajar Asas Penopang Moral: Sarana Peningkatan Akses Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial di Desa Tegal Kunir Lor
Keywords:
bimbingan belajar, kesejahteraan sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan dasarAbstract
Program Bimbingan Belajar Asas Penopang Moral di Desa Tegal Kunir Lor merupakan inisiatif berbasis komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan serta memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat. Program ini hadir sebagai respons terhadap keterbatasan infrastruktur pendidikan, minimnya tenaga pengajar, dan rendahnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan. Dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), program ini mengoptimalkan aset lokal, seperti semangat gotong royong, tenaga pengajar sukarela, dan antusiasme siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung), serta pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan pada anak-anak. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana, jumlah pengajar yang tidak seimbang dengan peserta didik, serta belum adanya legalitas formal. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat, pengelola bimbel, dan pemerintah desa sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program.
